Kamis, 16 Mei 2013
FIRST MEDIA YANG TIDAK SESUAI DENGAN KESEPAKATAN AWAL
Mohon bantuannya para jurnalis,PERS,WARTAWAN.....agar masalah ini bisa di dengar.............
Kamis, 25 April 2013
Laporan Keuangan Perusahaan Tbk. Tahun 2012 dan Perhitungan Rasio Likuiditas
PT AQUA GOLDEN MISISSIPI Tbk. DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASI
31 DESEMBER 2012
(Dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2012
Aset lancar
Kas dan setara kas 783,505
Piutang usaha
- Pihak ketiga 983,865
- Pihak-pihak berelasi 92,680
Piutang lainnya
- Pihak ketiga 26,262
- Pihak-pihak berelasi 269,947
Persediaan 15,669,906
Pajak dibayar di muka 599,090
Uang muka pembelian tembakau 2,506,777
Biaya dibayar dimuka 160,797
Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual 35,484
Jumlah aset lancar 21,128,313
Aset tidak lancar
Investasi pada entitas asosiasi 24,783
Properti investasi 141,005
Aset tetap 4,115,078
Tanah untuk pengembangan 144,139
Aset pajak tangguhan 164,862
Goodwill 60,423
Aset tidak lancar lainnya 468,924
Jumlah aset tidak lancar 5,119,214
JUMLAH ASET 26,247,527
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Pinjaman
- Pihak ketiga 493,319
- Pihak berelasi 1,812,884
Utang usaha dan lainnya
- Pihak ketiga 1,374,131
- Pihak-pihak berelasi 1,053,980
Utang pajak
- Pajak penghasilan badan 476,447
- Pajak lain-lain 891,849
Utang cukai 5,295,906
Akrual 443,485
Kewajiban imbalan pascakerja
- jangka pendek 30,388
Liabilitas sewa pembiayaan
- jangka pendek 25,588
Jumlah liabilitas jangka pendek 11,897,977
Liabilitas jangka panjang
Kewajiban imbalan pascakerja 854,970
Liabilitas pajak tangguhan 5,091
Liabilitas sewa pembiayaan
- jangka panjan 56,037
Pendapatan tangguhan 125,032
Jumlah liabilitas jangka panjang 1,041,130
Jumlah liabilitas 12,939,107
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham
Modal dasar – 6.300.000.00
saham biasa dengan - 6,300,000,000
nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh)
per saham Rp100
Modal ditempatkan dan disetor
penuh – 4.383.000.000
saham biasa 438,300
Tambahan modal disetor 136,937
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan 647,317
Ekuitas lainnya (29,721)
Saldo laba
- Dicadangkan 90,000
- Belum dicadangkan 12,025,587
Jumlah ekuitas 13,308,420
JUMLAH LIABILITAS
DAN EKUITAS 26,247,527
Hitunglah Rasio Likuiditas dari Laporan Keuangan Perusahaan tbk. di atas !
A. Current Rastio
Aktiva Lancar X 100% = 21.128.313 x 100% = 1,78%
Hutang Lancar 11.897.977
B. Quick Ratio
Aktiva Lancar – Persediaan X 100% = 21.128.313 – 15.669.906 x 100% = 0,46%
Hutang lancar 11.897.977
C. Cash Ratio
Kas + Efek X 100% = 783.505 + 438.300 x 100% = 0,10%
Hutang Lancar 11.897.977
D. Working Capital to Total Asset Ratio
Aktiva Lancar + Hutang Lancar x 100% = 21.128.313 + 11.897.977 x 100% = 1,25%
Jumlah Aktiva 26.247.527
E. Acid Test Ratio
Kas + Efek + Piutang x 100% = 783.505 + 438.300 + 1.372.754 x 100% = 0,22%
Hutang Lancar 11.897.977
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASI
31 DESEMBER 2012
(Dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2012
Aset lancar
Kas dan setara kas 783,505
Piutang usaha
- Pihak ketiga 983,865
- Pihak-pihak berelasi 92,680
Piutang lainnya
- Pihak ketiga 26,262
- Pihak-pihak berelasi 269,947
Persediaan 15,669,906
Pajak dibayar di muka 599,090
Uang muka pembelian tembakau 2,506,777
Biaya dibayar dimuka 160,797
Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual 35,484
Jumlah aset lancar 21,128,313
Aset tidak lancar
Investasi pada entitas asosiasi 24,783
Properti investasi 141,005
Aset tetap 4,115,078
Tanah untuk pengembangan 144,139
Aset pajak tangguhan 164,862
Goodwill 60,423
Aset tidak lancar lainnya 468,924
Jumlah aset tidak lancar 5,119,214
JUMLAH ASET 26,247,527
LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Pinjaman
- Pihak ketiga 493,319
- Pihak berelasi 1,812,884
Utang usaha dan lainnya
- Pihak ketiga 1,374,131
- Pihak-pihak berelasi 1,053,980
Utang pajak
- Pajak penghasilan badan 476,447
- Pajak lain-lain 891,849
Utang cukai 5,295,906
Akrual 443,485
Kewajiban imbalan pascakerja
- jangka pendek 30,388
Liabilitas sewa pembiayaan
- jangka pendek 25,588
Jumlah liabilitas jangka pendek 11,897,977
Liabilitas jangka panjang
Kewajiban imbalan pascakerja 854,970
Liabilitas pajak tangguhan 5,091
Liabilitas sewa pembiayaan
- jangka panjan 56,037
Pendapatan tangguhan 125,032
Jumlah liabilitas jangka panjang 1,041,130
Jumlah liabilitas 12,939,107
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham
Modal dasar – 6.300.000.00
saham biasa dengan - 6,300,000,000
nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh)
per saham Rp100
Modal ditempatkan dan disetor
penuh – 4.383.000.000
saham biasa 438,300
Tambahan modal disetor 136,937
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan 647,317
Ekuitas lainnya (29,721)
Saldo laba
- Dicadangkan 90,000
- Belum dicadangkan 12,025,587
Jumlah ekuitas 13,308,420
JUMLAH LIABILITAS
DAN EKUITAS 26,247,527
Hitunglah Rasio Likuiditas dari Laporan Keuangan Perusahaan tbk. di atas !
A. Current Rastio
Aktiva Lancar X 100% = 21.128.313 x 100% = 1,78%
Hutang Lancar 11.897.977
B. Quick Ratio
Aktiva Lancar – Persediaan X 100% = 21.128.313 – 15.669.906 x 100% = 0,46%
Hutang lancar 11.897.977
C. Cash Ratio
Kas + Efek X 100% = 783.505 + 438.300 x 100% = 0,10%
Hutang Lancar 11.897.977
D. Working Capital to Total Asset Ratio
Aktiva Lancar + Hutang Lancar x 100% = 21.128.313 + 11.897.977 x 100% = 1,25%
Jumlah Aktiva 26.247.527
E. Acid Test Ratio
Kas + Efek + Piutang x 100% = 783.505 + 438.300 + 1.372.754 x 100% = 0,22%
Hutang Lancar 11.897.977
Jumat, 22 Maret 2013
LAPORAN KEUANGAN
LAPORAN KEUANGAN (financial statement) adalah laporan yang menyampaikan informasi keuangan yang dipercaya kepada pihak yang berkepentingan.
TUJUAN LAPORAN KEUANGAN
Menurut Prinsip Akuntansi Indonesia
Tujuan akuntansi dan laporan keuangan menurut Prinsip Akuntansi Indonesia adalah sebagai berikut :
a. Untuk memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai aktiva dan kewajiban serta modal suatu perusahaan.
b. Untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya mengenai perubahan dalam aktiva netto suatu perusahaan yang timbul dari kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba.
c. Untuk memberikan informasi keuangan yang membantu para pemakai laporan didalam menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba.
d. Untuk memberikan informasi penting lainnya mengenai perubahan dalam aktiva dan kewajiban suatu perusahaan, seperti informasi mengenai aktivitas pembiyaan dan investasi.
e. Untuk mengungkpakan sejauh mungkin informasi lain yang berhubungan dengan laporan keuangan yang relevan untuk kebutuhan pemakai laporan.
Adapun menurut SAK No. 1, Tujuan Laporan Keuangan adalah:
“Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.”
1. Sedangkan menurut ASOBAT (A Statement of Basic Accounting Theory) merumuskan empat tujuan akuntansi sebagai berikut: Membuat keputusan yang menyangkut penggunaan kekayaan yang terbatas dan untuk menetapkan tujuan.
2. Mengarahkan dan mengontrol secara efektif suber daya manusia dan factor produksi lainnya.
3. Memelihara dan melaporkan pengamanan terhadap kekayaan.
4. Membantu fungsi dan pengawasan social.
Menurut APB Statement No. 4 tujuan laporan keuangan digolongkan sebagai berikut:
1. Tujuan Khusus
Tujuannya untuk menyajikan laporan posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar dan sesuai dengan GAAP.
2. Tujuan Umum
Tujuan umum adalah memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber-sumber ekonpmi, dan kewajiban perusahaan; memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha dalam mencari laba; menaksir informasi keuangan yang dapat digunakan untuk menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba; mengungkapkan informasi relevan lainnya yang dibutuhkan para pemakai laporan.
3. Tujuan Kualitatif
Tujuan kualitatif yang dirumusakan APB Statements No. 4 adalah :
a. Relevance
Memilih informasi yang benar-benar dapat membantu pemakai laporan dalam proses pengambilan keputusan.
b. Understandability
Informasi yang dipilih untuk disajikan bukan saja yang penting tetapi juga harus informasi yang dimengerti para pemakainya.
c. Verifiability
Hasil akuntansi itu harus dapat diperiksa oleh pihak lain yang akan menghasilkan pendapat yang sama.
d. Neutrality
Laporan akuntansi itu netral terhadap pihak-pihak yang berkepentingan.
e. Timeliness
Laporan akuntansi hanya bermanfaat untuk pengambilan keputusan apabila diserahkan pada saat yang tepat.
f. Comparability
Informasi akuntansi harus dapat saling dibandingkan, artiya akuntansi harus memiliki prinsip yang sama baik untuk suatu perusahaan maupun perusahaan lain.
g. Completeness
Informasi akuntansi yang dilaporkan harus mencakup semua kebutuhan yang layak dari para pemakai.
PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN
- Investor. Penanam modal berisiko dan penasihat mereka berkepentingan dengan risiko yang melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka lakukan. Mereka membutuhkan informasi untuk membantu menentukan apakah harus membeli, menahan atau menjual investasi tersebut. Pemegang saham juga tertarik pada informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan untuk membayar dividen.
- Karyawan. Karyawan dan kelompok-kelompok yang mewakili mereka tertarik pada informasi mengenai stabilitas dan profitabilitas perusahaan. Mereka juga tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun, dan kesempatan kerja.
- Pemberi pinjaman. Pemberi pinjaman tertarik dengan informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah pinjaman serta bunganya dapat dibayar pada saat jatuh tempo.
- Pemasok dan kreditor usaha lainnya. Pemasok dan kreditor usaha lainnya tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terhutang akan dibayar pada saat jatuh tempo. Kreditor usaha berkepentingan pada perusahaan dalam tenggang waktu yang lebih pendek daripada pemberi pinjaman kecuali kalau sebagai pelanggan utama mereka tergantung pada kelangsungan hidup perusahaan.
- Pelanggan. Para pelanggan berkepentingan dengan informasi mengenai kelangsungan hidup perusahaan, terutama kalau mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan, atau tergantung pada perusahaan.
- Pemerintah. Pemerintah dan berbagai lembaga yang berada di bawah kekuasaannya berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan karena itu berkepentingan dengan aktivitas perusahaan. Mereka juga membutuhkan informasi untuk mengatur aktivitas perusahaan, menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar untuk menyusun statistik pendapatan nasional dan statistik lainnya.
- Masyarakat. Perusahaan mempengaruhi anggota masyarakat dalam berbagai cara. Misalnya, perusahaan dapat memberikan kontribusi berarti pada perekonomian nasional, termasuk jumlah orang yang diperkerjakan dan perlindungan kepada penanam modal domestik. Laporan keuangan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecenderungan (trend) dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitasnya.
JENIS LAPORAN KEUANGAN
1. Neraca
Neraca adalah laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan posisi keuangan dimana menggambarkan aktiva, kewajiban dan modal yang dimiliki oleh perusahaan pada saat tertentu.
2. Laporan laba-rugi
Laporan laba-rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan kinerja perusahaan untuk menggambarkan hasil operasi perusahaan selama periode tertentu.
3. Laporan perubahan modal
Laporan perubahan modal adalah laporan yang menunjukkan tentang perubahan modal yang terjadi selama jangka waktu tertentu.
4. Laporan arus kasLaporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran kas masuk dan aliran kas keluar dari sebuah perusahaan selama periode akuntansi. Laporan aliran kas ini menyediakan informasi keuangan mengenai seluruh aktivitas operasi, investasi dan pendanaan selama satu periode tertentu.
5. Catatan atas laporan keuanganCatatan atas laporan keuangan meliputi penjelasan naratif atau rincian jumlah yang tertera dalam neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas serta informasi tambahan seperti kewajiba kontijensi dan komitmen.
CONTOH LAPORAN KEUANGAN
Neraca adalah laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan posisi keuangan dimana menggambarkan aktiva, kewajiban dan modal yang dimiliki oleh perusahaan pada saat tertentu.
2. Laporan laba-rugi
Laporan laba-rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan kinerja perusahaan untuk menggambarkan hasil operasi perusahaan selama periode tertentu.
3. Laporan perubahan modal
Laporan perubahan modal adalah laporan yang menunjukkan tentang perubahan modal yang terjadi selama jangka waktu tertentu.
4. Laporan arus kasLaporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan aliran kas masuk dan aliran kas keluar dari sebuah perusahaan selama periode akuntansi. Laporan aliran kas ini menyediakan informasi keuangan mengenai seluruh aktivitas operasi, investasi dan pendanaan selama satu periode tertentu.
5. Catatan atas laporan keuanganCatatan atas laporan keuangan meliputi penjelasan naratif atau rincian jumlah yang tertera dalam neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas serta informasi tambahan seperti kewajiba kontijensi dan komitmen.
CONTOH LAPORAN KEUANGAN
Minggu, 30 Desember 2012
Nery, Manusia yang Bisa Menyelam 202 Meter Tanpa Alat Bantu!!!
ulukan Manusia Ikan diberikan kepada Guillaume Nery seorang penyelam yang menyelam tanpa menggunakan alat bantu pernapasan.
Di bulan Juli 2010 lalu, Guillaume Nery telah memecahkan rekor dunia menyelam tanpa alat bantu pernapasan hingga kedalaman 200 meter lebih. Aksinya ini dilakukan di Dean Blue Hole sebuah lubang bawah laut terbesar di dunia yang terletak di barat, Bahama.
Rekor dunia menyelam tanpa alat bantu pernapasan dipecahkan pertama kali di tahun 2002 di pelabuhan Villefranche-sur-Mer, di Alpes Maritimes, Perancis. Saat itu Nery menyelam hingga kedalaman 87 meter. Kemudian pada tahun 2004 di Saint Leu, La Reunion, Nery mampu menyelam hingga kedalaman 96 meter. Pada 6 September 2006 dia berhasil mencapai kedalaman 109 meter.
Namun di bulan November 2007 rekornya dikalahkan oleh Herbert Nitsch yang mampu menyelam hingga kedalaman 112 meter. Pada tanggal 3 Juli 2008, Nery berhasil menggeser posisi Herbert Nitsch karena dia mampu menyelam hingga kedalaman 113 meter.
Nah..dibulan Juli tahun 2010, Nery mampu menyelam hingga 202 meter tanpa menggunakan alat bantu pernapasan. Suatu rekor dunia yang spektakuler yang belum bisa dilakukan oleh orang lain.
ADA LAMBANG YUDAISME TERSEMBUNYI DI KOMPUTER DAN LAPTOP ANDA
PERINGATAN!
Penemuan yang menggemparkan akhir akhir ini ternyata hampir di setiap komputer dan laptop di dunia terdapat lambang satanisme. TERMASUK DI KOMPUTER ANDA! Dan pada postingan kali ini saya ingin mengajak anda untuk menghapus lambang satanisme tersebut. Langsung saja, apabila anda menggunakan microsoft office silahkan anda ikuti tata cara dibawah ini :
Buka My Computer anda pada Local Disc (C)"
lalu klik "Program Files"
klik "Microsoft Office"
klik "MEDIA"
klik "CAGCAT10"
cari gambar no "J0285926"
PERKIRAAN KIAMAT SALAH
"BERIKUT INI ADALAH PERKIRAAN KIAMAT YANG MELESET"
1794
1794
Charles Wesley, pendiri Methodisme,
menyatakan dunia akan berakhir di tahun itu. Namun perkiraan itu
meleser. Kehidupan Bumi terus berjalan.
1814
Penganut
mistik di Inggris, Joanna Southcott, mengumumkan bila dunia berakhir
pada 19 Oktober 1814. Nyatanya Bumi batal kiamat. Yang terjadi, dua
bulan setelah tanggal prediksi itu, hidup Sothcott lah yang tamat. Ia
meninggal pada 27 Desember 1814, di London.
Setelah kematiannya, jumlah pengikut Southcott terus bertambah. Mereka berharap Southcott kembali bangkit dari kuburnya.
1834
William
Miller adalah Ahli Kitab asal Amerika. Dan keahlian itu ia dapat secara
otodidak. Lahir pada 15 Februari 1782, Miller membuat aliran baru yang
disebut Adventisme.
Kepada ribuan pengikutnya,
disebut Milleris, William Miller meyakinkan jika akhir dunia terjadi
antara Maret 1843 sampai Maret 1844. Namun ramalan itu tak terjadi, ia
pun mengubah tanggal kiamat menjadi 22 oktober 1844.
1910
Pada
1910, Komet Halley melintasi Bumi sebanyak dua kali. Bersama hujan
meteor Aquarid Eta di awal Mei 1910, dan Orionids di akhir Oktober 1910.
Penampakan Komet Halley
sebetulnya hanya fenomena alam biasa. Namun banyak yang menganggap
penampakan itu sebagai tanda dari kiamat.
1914
Anggota
aliran keagamaan Saksi Yehuwa memprediksi dunia akan berakhir di tahun
1914. Perkiraan itu diambil dari penafsiran mereka atas Kitab Daniel.
Namun kiamat tak datang. Mereka pun membuat ramalan serupa di
tahun-tahun berikutnya: 1915, 1918, 1920, 1925, 1941, 1975, dan 1994.
1997
Marshall
Applewhite adalah pendiri Heaven's gate atau Gerbang Surga. Pada Maret
1997, Applewhit bunuh diri bersama 38 pengikutnya. Kelakuan itu mereka
lakoni karena Komet Hale-Bopp melintasi Bumi.
Menurut Apllewhite dan pengikutnya, yang melewati Bumi bukanlah komet. Melainkan UFO yang datang untuk membawa mereka.
1999
Nostradamus
adalah penulis ternama di abad ke-16. Satu karyanya adalah The
Prophecies. Sebagian orang yang mempelajari tulisan Nostradamus
menafsirkan bila kehidupan Bumi bakal berakhir pada 1999. Tepatnya di
Juli 1999.
2000
Abad
ke-20 berakhir dengan masuknya tahun 2000. Tamatnya abad ini membuat
banyak orang mengalami kepanikan. Akibatnya, tidak sedikit orang yang
memborong banyak makanan dan perkakas yang bisa membantu bertahan hidup.
Oktober 2012
13 oktober 2012 di Brazil, 113 anggota sekte kiamat berencana
akan melakukan bunuh diri massal dengan mengkosumsi sup yang sudah
dicampuri racun tikus. Sekte ini berkeyakinan hari tersebut kiamat akan
datang pada mereka. Luis Pereira dos Santos, Pimpinan sekte itu mengaku 4
tahun lalu dirinya didatangi oleh malaikat yang menceritakan akhir dari
dunia.
Santos menginstruksikan 113
orang pengikutnya terdiri dari kalangan warga miskin yang berprofesi
sebagai pengemis, pelacur, bandar narkoba dan kriminal, untuk
meninggalkan pekerjaannya, menyerahkan barang-barang miliknya dan
mengeluarkan anak-anaknya dari sekolah. Namun nyatanya, Kiamat tak
kunjung datang, ketakutan itu tidak terjadi. Aktivitas bumi masih tetap
berlangsung hingga hari ini.
Lalu bagaimana dengan Kiamat 2012 versi suku Maya? Akankah bernasib sama dengan 10 kiamat gagal tersebut. Kita tunggu saja...
Minggu, 09 Desember 2012
Artikel Evaluasi CBIS SIA,SIM,Sistem Operasi Perkantoran,Sistem Penunjang Keputusan,Sistem Pakar
NAMA : IAN SUTRISNA
NPM : 43210353
KELAS : 3DA03
TUGAS : SOFTSKILL SIM 3
NPM : 43210353
KELAS : 3DA03
TUGAS : SOFTSKILL SIM 3
PENDAHULUA
N
Evolusi
Sistem Informasi Manajemen (SIM) berdasarkan Computer Based Information System
(CBIS) ini mempunyai banyak peran dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam
bidang basis computer system. SIM dapat didefinisikan sebagai penerapan system
informasi didalam organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengelola
data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen
didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.
PEMBAHASAN/ISI
ARTIKEL
EVALUASI CBIS
Pengembangan CBIS mengikuti Sistem Life
Cycle (SLC) yang terdiri dari : siklus hidup suatu system bisa berlangsung
beberapa bulan ataupun tahun. Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC
berulang ialah pemakai CBIS. Seiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan
siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat. Setelah
penerapan, manajer mengendalikan CBIS untuk memastikan bahwa system tersebut
terus menyediakan dukungan yang diharapkan. Tanggung jawab keseluruhan manajer
dan dukungan tahap demi tahap yang diberikan oleh spesialis informasi. Ketika
manajer memilih untuk memanfaatkan dukungan para spesialis informasi, kedua
pihak bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah,
mengevaluasi solusi alternative, memilih solusi terbaik, merakit perangkat
keras dan perangkat lunak yang sesuai, membuat basis data, dan menjaga
kemutakhiran system.
SISTEM
INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
SIA adalah system informasi yang
melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan sebagai pengolah data perusahaan.
SIA adalah satu-satunya system informasi yang bertanggung jawab memenuhi
kebutuhan informasi di luar perusahaan, menyediakan informasi untuk seluruh
lingkungan kecuali pesaing. Tugas utama system informasi adalah pengumpulan
data, manipulasi data, penyimpanan data, dan menyediakan dokumen. Karakteristik
SIA : melaksanakan tugas yang diperlukan, berpegang pada prosedur yang relative
standar, menangani data yang rinci, berfokus pada historis, menyediakan
informasi pemecahan masalah minimal. SIA menghasilkan beberapa output informasi
dalam bentuk laporan akuntansi standard dan menyediakan database yang lengkap
untuk digunakan dalam pemecahan masalah.
SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN (SIM)
SIM adalah suatu sistem berbasis
database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan
kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas formal
perusahaan atau subunit dibawahnya,Sumber daya SIM Informasi menjelaskan
perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di
masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di
masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik,
laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut
digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.
Semua informasi tersebut memiliki karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur, sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis), dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari lingkungan.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain misalnya dengan Suplier.
Semua informasi tersebut memiliki karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur, sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis), dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari lingkungan.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain misalnya dengan Suplier.
SISTEM OPERASI PERKANTORAN
Otomasi
perkantoran (Office Automation) mencakup semua system elektronik formal dan
informal yang terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dari orang-orang
didalam maupun diluar perusahaan. Kelompok pemakai OA adalah manajer,
sekretaris, dan pegawai administrasi. Tujuan dari OA untuk mengurangi biaya
administrasi, pemecahan masalah, dan pelengkap serta bukan pengganti. Beberapa
contoh aplikasi OA yaitu pengolahan kata, e-mail, voice mail, kalender
elektronik, konferensi audio/video, konferensi computer, imaging, dan desktop
publishing.
SISTEM
PENDUKUNG KEPUTUSAN (Decision Support System)
Dalam upaya memecahkan masalah seorang
problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk
menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang.
Keputusan terbagi menjadi:
• Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.
• Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu:
• Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
• Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.
• Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
• Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.
Jenis DSS
Jenis pertama hanya memungkinkan manajer mengambil elemen keputusan, seperti bertanya berapa jumlah penjualan wilayah X.
• Jenis kedua menungkinkan memperoleh laporan khusus dari suatu file, misalnya laporan persediaan.
• Jenis ketiga memungkinkan manajer mendapat laporan yang berasal dari berbagai file, seperti laporan laba rugi.
• Jenis keempat memungkinkan manajer melihat dampak-dampak berbagai keputusan. Misalnya perubahan harga produk dan implikasinya terhadap keuntungan.
• Jenis kelima memungkinkan manajer menerima usulan keputusan, misalnya memperolah harga jual optimal yang diproleh dari sebuah model matematika.
• Jenis keenam adalah DSS yang mampu memberikan keputusan, misalnya komputer yang memutuskan besarnya premi untuk nasabah berusia dibawah 25, bekerja di Trans Am, Tinggal Di Houston dll.
Tiga DSS pertama cukup dengan menggunakan database query, sedangkan tiga terakhir harus menyertakan model matematika.
Keputusan terbagi menjadi:
• Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.
• Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu:
• Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
• Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.
• Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
• Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.
Jenis DSS
Jenis pertama hanya memungkinkan manajer mengambil elemen keputusan, seperti bertanya berapa jumlah penjualan wilayah X.
• Jenis kedua menungkinkan memperoleh laporan khusus dari suatu file, misalnya laporan persediaan.
• Jenis ketiga memungkinkan manajer mendapat laporan yang berasal dari berbagai file, seperti laporan laba rugi.
• Jenis keempat memungkinkan manajer melihat dampak-dampak berbagai keputusan. Misalnya perubahan harga produk dan implikasinya terhadap keuntungan.
• Jenis kelima memungkinkan manajer menerima usulan keputusan, misalnya memperolah harga jual optimal yang diproleh dari sebuah model matematika.
• Jenis keenam adalah DSS yang mampu memberikan keputusan, misalnya komputer yang memutuskan besarnya premi untuk nasabah berusia dibawah 25, bekerja di Trans Am, Tinggal Di Houston dll.
Tiga DSS pertama cukup dengan menggunakan database query, sedangkan tiga terakhir harus menyertakan model matematika.
Tujuan DSS :
• Membantu manajer membuat keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur.
• Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
• Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya.
• Membantu manajer membuat keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur.
• Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
• Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya.
SISTEM PAKAR (ES)
Sistem pakar (Expert System) adalah sebuah
sistem informasi yang memiliki intelegensia buatan (Artificial Intelegent) yang
menyerupai intelegensia manusia. Sistem pakar mirip dengan DSS yaitu bertujuan
menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai. Perbedaan
ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur penalarannya dalam
mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi penjelasan cara
pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu sendiri.
Karakteristik Sistem Pakar
• Memiliki kemampuan belajar atau memahami masalah dari pengalaman.
• Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru.
• Mampu menangani masalah yang kompleks (semi terstruktur).
• Memecahkan masalah dengan penalaran.
• Menggunakan pengetahuan untuk menyelasaikan masalah.
Bagian Sistem Pakar
User Interface, adalah bagian yang memungkinkan manajer mamasukan instruksi dan informasi kedalam dan menerima informasi dari sistem pakar.
1. Input terdapat empat metode yaitu
• Menu
• Commands
• Natural Languange
• Customized Interfaces
2. Output Sistem Pakar , antara lain:
• Penjelasan dari pertanyaan
• Penjelasan dari penyelesaian masalah
3. Knowledge Base, adalah bagian yang memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut cocok satu dengan yang lain dalam urutan yang logis. Istilah problem domain digunakan untuk menjelaskan area masalah.
4. Interference Engine, adalah bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu. Selama konsultasi, interference engine menguji aturan-aturan satu persatu dan ketika kondisi benar naka satu tindakan diambil.
5. Development Engine, adalah alat yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar, dalam hal ini dua alat yang biasa digunakan adalah bahasa pemrograman dan ES shell.
Karakteristik Sistem Pakar
• Memiliki kemampuan belajar atau memahami masalah dari pengalaman.
• Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru.
• Mampu menangani masalah yang kompleks (semi terstruktur).
• Memecahkan masalah dengan penalaran.
• Menggunakan pengetahuan untuk menyelasaikan masalah.
Bagian Sistem Pakar
User Interface, adalah bagian yang memungkinkan manajer mamasukan instruksi dan informasi kedalam dan menerima informasi dari sistem pakar.
1. Input terdapat empat metode yaitu
• Menu
• Commands
• Natural Languange
• Customized Interfaces
2. Output Sistem Pakar , antara lain:
• Penjelasan dari pertanyaan
• Penjelasan dari penyelesaian masalah
3. Knowledge Base, adalah bagian yang memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut cocok satu dengan yang lain dalam urutan yang logis. Istilah problem domain digunakan untuk menjelaskan area masalah.
4. Interference Engine, adalah bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu. Selama konsultasi, interference engine menguji aturan-aturan satu persatu dan ketika kondisi benar naka satu tindakan diambil.
5. Development Engine, adalah alat yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar, dalam hal ini dua alat yang biasa digunakan adalah bahasa pemrograman dan ES shell.
KESIMPULAN
Pengembangan CBIS mengikuti Sistem Life
Cycle (SLC) yang terdiri dari siklus hidup suatu system yang bisa berlangsung
dalam beberapa bulan maupun tahun.
Peran SIA dalam CBIS :
1. SIA menghasilkan beberapa output informasi
dalam bentuk laporan akuntansi standar.
2. SIA menyediakan database yang lengkap untuk
digunakan dalam pemecahan masalah.
Langganan:
Postingan (Atom)
